8 Tipe Lantai untuk Mempercantik Desain Rumah Anda

Image: Hubstairs
0 39

Kerapihan dan kebersihan hunian merupakan hal penting dalam menciptakan kenyamanan pada rumah Anda. Pastinya, dalam memilih desain rumah yang tepat tidaklah mudah dan cukup rumit, banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika memilih desain yang cocok bagi tempat tinggal Anda. Pemilihan atribut pada desain rumah juga diperlukan pertimbangan khusus, seperti halnya dalam memilih tipe lantai rumah Anda.

Dalam pemasangan tipe lantai rumah, pastikan Anda mengetahui bagaimana tipe penilaian untuk lantai Anda, seperti:

  • Harga tipe lantai yang akan Anda gunakan
  • Ketahanan tipe lantai Anda
  • Proses pembersihannya, dan
  • Pemasangannya

Berikut ini, beberapa tipe lantai yang bisa dijadikan pertimbangan pilihan untuk rumah Anda:

1. Tipe Vinyl

Tipe Lantai
Image: Pinterest.com/jodimockabee

Untuk rekomendasi lantai yang baik di rumah Anda, papan vinyl wajib jadi referensi pertama Anda. Papan vinyl berbentuk seperti potongan lantai hard wood asli. Nilai tambah dari tipe lantai ini adalah harganya yang cukup terjangkau, mudah dibersihkan, tahan lama, serta tahan air. Selain itu cocok juga digunakan untuk area dapur, kamar mandi, ruang keluarga, dan ruang bermain dalam rumah Anda. Perlu diperhatikan untuk tipe lantai ini mengandung cukup banyak unsur kimia yang dapat mempengaruhi kualitas udara rumah dalam jangka waktu lama.

2. Tipe Lantai Bambu

Tipe Lantai Rumah
Image: Pinterest/Woodpecker Flooring

Jangan salah persepsi, tipe lantai ini tidak seperti pilah bambu yang diaplikasikan ke bagian lantai, melainkan terdiri dari olahan bambu yang sudah dipadatkan layaknya potongan lantai dengan tipe press. Kelebihan tipe ini adalah mudah dipasang, bersifat hypoallergenic (tidak menimbulkan alergi pada orang meskipun menggunakan bahan alami), dan berwarna blonde yang alami.

Sedangkan kekurangan dari tipe ini adalah rentan rusak jika terkena air terus menerus, warna yang akan mudah luntur jika terkena sinar matahari, dan bahan tipe ini menggunakan tipe perekat yang didalamnya mengandung VOC atau senyawa organik yang mudah menguap dan cukup berbahaya bagi tubuh. Tampilannya pun hampir serupa dengan papan vinyl kayu meskipun bahannya berbeda.

3. Tipe Lantai Batu

Tipe Lantai Rumah
Image: Pinterest/floorsofstone

Tipe pelapis lantai lantainya adalah tipe lantai batu, ciri khas tipe ini adalah kasar dan biasanya digunakan untuk permukaan lantai teras dan sebagai pelapis dinding kamar mandi. Karena karakteristiknya yang kasar sehingga kelebihan dari lantai ini adalah sifatnya yang tidak licin dan minim perawatan serta memiliki daya tahan yang cukup lama sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu cukup panjang.

4. Tipe Lantai Granit

Tipe Lantai Rumah
Image: Pinterest/architectureartdesigns.com

Tipe lantai ini sedikit berbeda dengan tipe lantai marmer yang memiliki daya serap yang cukup kuat sehingga mudah dibersihkan. Tipe lantai granit memiliki daya serap yang kecil sehingga cukup sulit untuk dibersihkan. Kelebihan tipe lantai ini adalah memiliki permukaan luar yang mengkilap seperti kaca dan sanggup menopang beban berat hingga 500kg per meter persegi.

5. Tipe Lantai Marmer

Jenis Lantai
Image: Pinterest/Archiproducts

Tipe ini disebut juga dengan tipe marble, tipe lantai ini berasal dari bongkahan batu pualam yang disiapkan untuk memberikan kesan mewah pada ruangan. Tipe marble ini juga terkenal dengan keawetannya, ubin lantai marmer yang sering digunakan sebagai pelapis dinding rumah dan memiliki karakteristik warna yang natural, mengkilap dan dapat menyerap cairan dengan cepat. Harga yang cukup mahal menjadi salah satu kekurangan dari tipe lantai ini.

Baca Juga: 12 Tips Menghadirkan Suasana Rumah dalam Apartemen dengan Mudah

6. Tipe Lantai Terrazo

Tipe Lantai dalam Rumah
Image: Pinterest/thedecojournal.com

Bagi Anda yang sering menginap di hotel, tahukah Anda bahwa tipe lantai yang biasanya digunakan di sana adalah tipe lantai terrazo. Tipe lantai ini juga dapat ditemukan pada bangunan-bangunan Belanda, villa, dan rumah mewah.

Di pasaran, tipe lantai ini memiliki dua jenis yaitu, terrazo tipe kasar dan tipe mengkilap. Terrazzo permukaan kasar menggunakan pecahan marmer yang kasar, sedangkan terrazzo permukaan mengkilap menggunakan pecahan marmer yang lebih halus. Jika dibandingkan dengan tipe lantai keramik, untuk tipe yang satu ini memiliki proses yang lebih rumit karena memerlukan proses pemolesan kembali setelah pemasangan. Kelebihan tipe lantai ini adalah daya tahan yang tidak perlu dipertimbangkan lagi. Anda bisa melihat pada bangunan kuno atau rumah-rumah mewah tua, tipe lantai ini masih terpasang kokoh.

7. Tipe Lantai Karpet

Tipe Lantai Rumah
Image: The Spruce

Tipe lantai ini biasanya digunakan pada ruang tamu sebagai alas untuk duduk, ruang tidur, serta sebagai pemanis interior. Ada dua jenis karpet yang bisa Anda gunakan, yaitu karpet jenis sintetis dan natural. Jenis karpet sintetis terbuat dari polyester, nilon, atau polipropilen. Sedangkan untuk tipe lantai karpet natural terbuat dari benang wool. Kelebihan dari tipe lantai ini adalah dapat menciptakan atmosfer ruangan yang sangat nyaman, dapat meredam udara dingin, dapat berfungsi sebagai peredam suara, dan dapat menjaga kualitas udara dengan baik. Kekurangan dari tipe lantai ini adalah jika terkena noda akan sulit dibersihkan dan biaya pemeliharaan yang cukup mahal.

8. Tipe Lantai Kayu Natural

Tipe Lantai Rumah
Image: Pinterest/theharperhouse

Tipe ini sering juga disebut dengan hard wood floor yang terbuat dari potongan-potongan pohon. Kualitas tipe lantai ini sudah pasti tidak perlu diragukan karena kualitasnya bersifat premium. Dikarenakan kualitasnya yang premium dan sumber material yang tidak murah maka untuk tipe ini harganya tergolong mahal. Potongan-potongan kecil yang terbuat dari pohon (parket) ini disambung hingga menutupi seluruh permukaan.

Pada umumnya, jenis pohon yang dapat digunakan untuk tipe lantai ini adalah pohon jati, oak, merbau, dan sonokeling. Kelebihan dari tipe ini adalah kemudahan untuk dibersihkan, dapat digunakan untuk waktu yang lebih lama karena daya tahannya yang sangat kuat, dan kesan mewah yang diberikan. Selain kelebihan, tipe ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti proses pemasangan yang cukup lama, tidak dapat meredam suara, dapat menyusut dan memuai tergantung pada kondisi cuaca yang berubah-ubah, dan jika terkena panas akan meninggalkan bekas yang bersifat permanent.

Itulah 8 pilihan tipe lantai rumah yang ramah untuk Anda aplikasikan ke dalam hunian. Masing-masing tipe tentunya memiliki keunggulan dan kekurangannya, sehingga patut untuk Anda sesuaikan dengan keadaan hunian Anda. Jadi, apa tipe lantai yang ada di rumah Anda?

Leave A Reply

Your email address will not be published.