9 Cara Pemasaran Properti Agar Cepat Laku

Image: hgtv.com
0 12

Cara pemasaran properti menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku bisnis yang ingin suksess dalam menjalankan bisnis properti. Banyaknya keuntungan yang didapatkan dalam bisnis inil membuat masyarakat tertarik untuk menjalankan bisnis dalam bidang properti. Hal tersulit dalam menjalankan bisnis ini xyaitu mengenai langkah pemasarannya. Terlebih lagi banyaknya tingkat persaingan yang ada untuk sekarang ini menjadikan para pelaku bisnis harus memutar otak agar bisnis properti yang dijalankan mampu bersaing di pasar bisnis.

Bagi Anda yang sudah menggeluti dunia pemasaran, tentu bukanlah hal yang sulit untuk mengembangkan bisnis properti. Akan tetapi bagi Anda yang masih minim pengetahuan dalam dunia pemasaran, tentunya akan sedikit menyulitkan bagi Anda. Namun tenang saja, Anda tidak perlu merasa khawatir akan hal ini, karena Anda masih bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk memasarkan bisnis property Anda, diantaranya yaitu sebagai berikut:

Baca Juga : Inilah Alasan Investasi Properti di Melbourne Sangat Menjanjikan

Cara Pemasaran Properti yang Tepat Sasaran

Cara Pemasaran Properti
Image: today.com

1. Pahami Klien Anda

Ingat! Klien adalah titik utama yang ada dalam bisnis properti. Kesuksesan bisnis Anda bersumber dari klien Anda sendiri. Oleh karena itu pahami klien Anda dengan sebaik mungkin. Dengan demikian, maka Anda pun bisa memenuhi segala kebutuhan para klien Anda. Poin penting yang harus Anda perhatikan dengan baik yaitu mengenai kondisi ekonomi klien, pendidikan klien, usia, maupun faktor lainnya. Poin-poin penting tersebut memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam pemasaran bisnis Anda. Apabila Anda sudah memahami klien, maka akan memberikan peluang yang cukup besar dalam pemasaran properti Anda.

2. Bandingkan Properti

Keuntungan yang dapat Anda raih dalam bisnis properti harus menjadi fokus atau prioritas utama Anda. Langkah yang dapat untuk Anda lakukan yaitu dengan membandingkan properti residensial vs komersial. Sedangkan untuk propeerti jenis ini pun melibatkan penyewaan, penjualan maupun penggunaannya dalam mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Properti residensial pada biasanya akan melibatkan pembelian individu secara emosial. Banyak para investor yang ingin membeli rumah dan menjualnya kembali untuk mendapatkan laba. Dengan cara inilah yang menjadikan para investor dapat menambah kekayaan. Jika Anda berkeingian untuk menjual, membeli maupun menyewakan properti komersial, maka pastikan jika Anda bisa untuk merepresentasikan penyewa bagi pencari tempat-tempat maupun pemilih bangunan.

3. Pertimbangkan Jenis Properti

Anda harus fokus pada jenis properti yang ingin Anda kembangkan, misalnya untuk ruang retail, perkantoran, maupun digunakan sebagai tempat tinggal. Anda harus bisa memikirkan tujuan properti dalam memprediksi apa saja yang diinginkan oleh klien. Pada biasanya klien yang tinggal di kepadatan rendah cenderung mencari rumah keluarga tunggal, karena mereka lebih tertarik untuk tinggal di lingkungan yang tenang. Klien yang tinggal di kepadatan tinggi cenderung lebih memilih tinggal di bangunan yang dapat mencakup banyak orang, contohnya di kondominium, apartemen, menara pencakar langit maupun yang lainnya.

4. Andalkan Sosial Media

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa sosial media tidak hanya digunakan sebagai ajang untuk sumber informasi maupun untuk berkomunikasi jarak jauh saja. Akan tetapi melalui aplikasi sosial media yang begitu variatif tersebut dapat Anda gunakan untuk memasarkan bisnis properti Anda. Cara pemasaran properti melalui sosial media dapat Anda lakukan dengan cara yang sangatlah mudah dan praktis. Melalui sosial media ini, maka Anda bisa menjalankan bisnis properti dengan sukses.

5. Gunakan Analisis SWOT

SWOT yaitu singkatan dari strength atau kelebihan, weakness atau kelemahan, opportunities atau peluang, dan threat atau ancaman. Melalui analisis SWOT inilah yang akan lebih mudah untuk mengembangkan dan merencanakan strategi kompetisi. Selain itu Anda pun juga bisa memanfaatkan pemasaran binis properti Anda. Dalam perencanaan suatu bisnis, maka analisis SWOT menjadi tahap utama dari pemasaran Anda. Tujuan dari memahami analisis SWOT ini yaitu mengubah kekurangan agar bisa menjadi kelebihan dan menjadikan ancaman atau resiko menjadi peluang.

6. Gunakan Teknik-Teknik Pemasaran Secara Tradisional

Cara pemasaran properti selanjutnya yaitu dengan menggunakan teknik pemasaran secara tradisional, yaitu MLS yaitu istilah yang ada di dunia broker dalam merujuk pada bagian multiple listing service atau layanan iklan berganda. Melalui pelayanan inilah yang akan memberikan sumber informasi maupun hubungan profesional. Dengan demikian, maka hal ini akan sangat berguna untuk memasarkan bisnis properti. Sedangkan untuk MLS biasanya dapat berupa organisasi lokal dan dijalankan oleh para broker. Untuk bisa menemukan MLS di area target Anda, maka Anda bisa melakukan riset.

Untuk mendapatkan informasi seputar pelayanan MLS pun tidak perlu bingung, karena Anda akan menemukan banyak penawaran sumber informasi melalui beberapa situs daring. Dari sekian banyaknya sumber informasi yang ada, maka Anda bisa menemukannya dari sumber informasi yang tepat dan pas untuk bisnis Anda. Pada biasanya pelayanan semacam ini tersedia untuk properti tanpa adanya agen.

7. Rencanakan

Agar cara pemasaran properti dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang Anda harapkan, maka rencanakan kapan Anda melakukannya dan apa yang harus Anda lakukan. Melalui perencanaan yang baik dan matang inilah yang akan memudahkan Anda untuk fokus dalam menjalakan bisnis pemasaran properti. Pada dasarnya untuk bisa mencapai kesuksesan dalam bisnis properti membutuhkan perencanaan yang begitu banyak dan sedikit rumit, sehingga hal ini mengharuskan Anda untuk membuat perencanaan hari ini dan di masa yang akan mendatang nantinya.

8. Pasang Iklan

Memasang iklan tidak harus di sosial media. Karena mengingat bahwa target sasaran Anda tidak hanya bagi para pengguna sosial media, akan tetapi Anda bisa memperluas peluang pemasaran Anda dengan memasang iklan. Iklan yang dapat Anda pasang bisa melalui koran, majalah maupun media cetak yang lainya. Untuk harga yang ditawarkan para jasa pemasaran juga cukuplah beragam, sehingga Anda dapat memilihnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda.

Apabila Anda tertarik untuk memasang iklan di media cetak, maka pilihlah media yang sudah memiliki nama dan banyak pembacanya, karena hal ini akan memberikan keuntungan yang bisa menjaring pembaca dalam jumlah yang banyak.

9. Lakukan Telemarketing

Cara pemasaran properti ke 9 yaitu dengan melakukan telemarketing melalui telepon. Cara yang bisa Anda lakukan cukuplah mudah, karena Anda hanya perlu menghubungi klien lama melalui telepon maupun menggunakan layanan berupa call center agar lebih memudahkan Anda dalam melakukan panggilan telfon secara besar-besaran. Akan tetapi ketika Anda ingin memfokuskan tips yang ke 9 ini, maka Anda harus memastikan bahwa Anda melakukan telepon secara efektif. Hal ini dikarenakan telemarketing dipandang sebagai cara yang tepat dan agresif dalam mensukseskan pemasaran Anda.

Di sini Anda dapat melakukan survei seputar kepuasan para klien yang sudah menghuni properti yang Anda pasarkan, menawarkan properti-properti baru, menghubungi rumah-rumah yang akan dijual oleh pemiliknya maupun dengan pertanyaan yang lainnya.

Sebagai pelaku bisnis properti yang mampu mendatangkan banyak keuntungan, maka Anda harus mengetahui cara sukses dalam bisnis properti, termasuk mengetahui tips cara pemasaran properti. Ketahui hal-hal mulai mendasar hingga terpenting agar segala proses pemasaran dapat berjalan sesuai rencana, serta dapat menemukan potential buyers pula.

Leave A Reply

Your email address will not be published.