Deretan Karya Arsitek Hadiprana Setelah 60 Tahun Mendesain di Indonesia

Image: SpaceStock
0 36

Hadiprana Design Consultant bukan merupakan nama yang asing di bidang arsitektur dan desain interior. Didirikan oleh Hendra Hadiprana pada tahun 1958, sudah lebih dari 60 tahun Hadiprana berkarya dan mendesain berbagai bangunan di Indonesia.

Sekilas Tentang Hadiprana

Karya Arsitek Hadiprana
Image: Style & Decor Magazine

Hendra Hadiprana yang lebih akrab disapa Hadiprana lahir pada tahun 1929. Ia menempuh pendidikan di bidang arsitektur dan desain interior University of Gronigen, Belanda. Setelah lulus ia memutuskan untuk mendirikan perusahaan desainnya sendiri berupa Grahacipta Hadiprana. Ia mengutamakan ketekunan dan ketepatan sehingga bisa menghasilkan desain yang sempurna, memiliki ciri khas, dan memuaskan bagi para klien.

Hadiprana meninggal pada tahun 2018 pada usia 89 tahun. Tongkat kepemimpinan Grahacipta Hadiprana kini dipegang oleh Mira Hadiprana sebagai President Director.

Sejak awal berdiri tahun 1958 hingga kini, Hadiprana tetap menjadi konsultan desain yang terkemuka di Indonesia. Tidak hanya di bidang arsitektur dan desain interior, Hadiprana juga menyediakan jasa konsultan untuk tata cahaya, lansekap, hingga artwork.

60 tahun mendesain Indonesia, Hadiprana menghasilkan berbagai karya di berbagai daerah di Indonesia. Karya-karya tersebut sebagian besar dapat dinikmati banyak orang. Hal ini karena Hadiprana lebih banyak mendesain gedung hotel dibandingkan dengan perumahan. Hadiprana memang ingin karyanya dapat dinikmati oleh masyarakat umum.

Hadiprana Design Consultant juga pernah menerima berbagai penghargaan bergengsi. Beberapa nominasi penghargaan internasional yang pernah diraih yaitu finalis REKA International Design Award 2017 dan finalis World Architecture Festival 2015. Desain dari Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf bahkan memenangkan penghargaan Hotel Design of The Year 2016 dari Style & Decor Magazine.

Ciri khas yang tidak bisa lepas dari karya Hadiprana yaitu desainnya yang unik dan kontemporer namun tidak begitu saja melupakan ciri tradisional Indonesia. Desain Hadiprana selalu memasukkan unsur tradisional khas Indonesia. Hal ini membuat Hadiprana banyak diminta untuk mendesain berbagai gedung dan bangunan di seluruh Indonesia.

Karya Terbaik Hadiprana

Berikut beberapa karya terkenal dari Hadiprana yang ada di Indonesia:

1. Hotel Intercontinental Bali

Karya Hendra Hadiprana
Image: Bali-Hotel.com

Siapa yang tidak kenal hotel ini? Hotel Intercontinental Bali merupakan salah satu hotel bintang 5 di Bali. Hotel beserta tamannya dengan luas 14 hektar ini berlokasi dekat dengan pantai. Pemandangan garis pantai sepanjang teluk Jimbaran akan terlihat jelas dari hotel ini. Hal ini tentunya menambah nilai keindahan Hotel Intercontinental Bali.

Hotel ini didesain dengan gaya kontemporer ditambah sentuhan campuran tradisional Jawa dan Bali. Taman luas yang dilengkapi dengan kolam dan patung khas Bali akan menyambut pengunjung sebelum sampai di lobi hotel. Masing-masing kamar hotel yang luas dihiasi dengan pernak-pernik khas Bali. Selain itu, jendela dan balkon yang luas memungkinkan tamu hotel untuk menikmati pemandangan dari dalam kamar.

2. The Chedi Club Bali

Karya Hadiprana
Image: Instagram.com/55secrets

The Chedi Club yang terletak di Ubud, Bali ini awalnya dibangun sebagai villa pribadi Hendra Hadiprana dan keluarganya. Villa ini didesain dengan menggabungkan gaya kontemporer dengan tradisional Bali. Desain interiornya yang hangat dilengkapi dengan koleksi pribadi lukisan, artefak, dan benda-benda antik Hendra Hadiprana.

3. Royal Tulip Gunung Geulis Resort and Golf Bogor

Bangunan Karya Hadiprana
Image: Agoda

Royal Tulip Gunung Geulis Resort and Golf merupakan hotel bintang lima yang terletak di kawasan Puncak, Jawa Barat. Hotel di kawasan puncak ini menawarkan keindahan pemandangan pegunungan yang hijau dan sejuk.

Hotel ini didesain dengan gaya kontemporer modern khas Hadiprana. Keindahan desain hotel ini mengantar Hadiprana untuk mendapatkan penghargaan dari majalah Style & Decor. Royal Tulip Gunung Geulis dinobatkan sebagai “Best Resort Hotel Design of The Year” pada tahun 2016 untuk Commercial Design Award.

4. Masjid Suciati Saliman, Yogyakarta

Karya Hendra Hadiprana
Image: Gontornews

Tidak hanya mendesain hotel, Hadiprana juga mendesain beberapa bangunan tempat ibadah. Salah satunya adalah masjid Suciati Saliman, Yogyakarta. Masjid ini berlokasi di Grojogan, Sleman. Yang unik dari desain masjid ini adalah desainnya yang mirip dengan Masjid Nabawi di Madinah. Terlebih lagi karena letaknya di jalan yang cukup sempit, masjid ini tambah terlihat megah dibandingkan bangunan lain di sekitarnya.

Masjid dengan luas 1.600 meter persegi ini dibangun oleh Suciati Saliman, pemilik PT Sera Food Indonesia. Ia sejak kecil memang ingin membangun masjid sendiri. Desain yang menyerupai Masjid Nabawi pun dipilih karena ia memang sudah jatuh cinta kepada masjid tersebut saat melihatnya. Karena Saliman adalah orang Jawa, ia juga ingin menggabungkan desain khas Jawa untuk masjidnya.

Selain megah, desain Masjid Suciati Saliman juga memiliki nilai filosofis tersendiri. Pintunya berjumlah sembilan, melambangkan Wali Songo yang dulu berperan dalam menyebarkan Islam di Jawa. Terdapat pula lima buah menara yang masing-masing melambangkan sholat wajib lima waktu.

Baca Juga: 10 Arsitek Indonesia yang Tak Cuma Jago Kandang

5. The Anvaya Beach Resort Bali

Karya Hotel Hadiprana
Image: Trip.com

The Anvaya Beach Resort yang terletak di Bali juga merupakan salah satu resort yang didesain oleh Hadiprana. Hadiprana kembali membuktikan kemampuannya dalam mengkombinasikan desain kontemporer dengan desain tradisional khas Bali.

6. Mayora Head Office, Jakarta

Karya Bangunan Hadiprana
Image: Warnerin Design Office

Hadiprana juga terbukti mampu membuat desain gedung perkantoran yang megah. Salah satu hasilnya yaitu Mayora Head Office. Desain dari Mayora Head Office ini memang sangat megah dan modern.

Hadiprana bahkan memasukkan unsur khas Indonesia dalam sirkulasi dan tata ruangnya. Antara lobi gedung dengan area bekerja diberi pemisah berupa ruang transisi. Hal ini berdasarkan pertimbangan bahwa orang-orang timur cenderung tidak terbuka mengenai huniannya.

Selain bangunan-bangunan di atas, masih banyak lagi karya apik Hadiprana, seperti Club Olympus Grand Hyatt Jakarta, Plaza Indonesia, Gereja Kemayoran, Galeri BNI, Grand Aston Yogyakarta, Tempo Scan Tower, Hard Rock Cafe Jakarta, dan Saphire Lounge Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung.

Leave A Reply

Your email address will not be published.