Harapan Pebisnis Properti pada Pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf

Jokowi dan Ma'ruf

Mahkamah Konstitusi telah memutuskan untuk menolak permohonan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Keputusan tersebut membuat Joko Widodo dan Ma’ruf ditetapkan menjadi presiden dan wakil presiden terpilih untuk periode 2019-2024. Putusan Mahkamah Konstitusi ini menimbulkan sejumlah reaksi hingga harapan dari berbagai pihak.

Termasuk dari kalangan pebisnis properti yang notabene menjadi salah satu sektor penopang pembangunan di Indonesia. Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata berharap pemerintah terpilih akan membuat kebijakan yang dapat mendorong swasta lebih berperan serta menumbuhkan sektor riil.

“Pemerintah ke depan diharapkan dapat memfokuskan pada peningkatan sumber daya manusia dan lebih banyak membuat kebijakan ekonomi yang bisa mendorong swasta lebih berperan dan kebijakan pro bisnis yang dapat menumbuhkan sektor riil,” tutur Eman pada Jumat (28/6/2019) dilansir Spacestock.com dari Kompas.com

Jokowi-Ma'ruf
Image: BeritaSatu.com

Perhatian Kepada Kepemilikan Rumah Asing dan Tingkat Suku Bunga Pinjaman

Sementara itu dari sisi pengembang, Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Metland, Olivia Surojo bertutur bahwa selama ini pemerintah sudah berusaha meningkatkan kemajuan di sektor properti. Namun ia menaruh harapan lain pada pemerintah baru untuk lebih memperhatikan kepemilikan rumah asing.

“Ada beberapa hal seperti kepemilikan rumah asing yang masih terkendala pelaksanaannya karena belum terlalu jelas detailnya,” terang Olivia.

Ferry Salanto selaku Senior Associate Director Colliers International Indonesia memapaparkan pendapat bahwa di sektor residensial, pemerintah sudah mengeluarkan sejumlah program. Antara lain relaksasi Loan to Value, pajak penjualan barang mewah (PPNBM), hingga pajak barang super mewah (PPH 22).

Menurut Ferry, kebijakan-kebijakan tersebut tidak ada masalah dari segi pelaksanaannya. Ia pun berharap, pemerintah baru dapat menurunkan tingkat suku bunga pinjaman. Hal tersebut menurutnya dapat meningkatkan sektor properti yang selama beberapa tahun terakhir berada dalam keadaan stagnan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kontributor sektor real estate terhadap produk domestik bruto mengalami stagnasi bahkan cenderung melambat.

Untuk mendorong sektor properti, pemerintah sebelumnya merelaksasi baseline pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terhadap kelompok apartemen, kondominium, town house, rumah mewah, dan sejenisnya.

Baca Juga: 10 Kasus Properti di Indonesia yang Menghebohkan Masyarakat

Harapan pada Sektor Rumah Subsidi

CEO Elang Group, Elang Gumilang memberikan harapan lain pada sektor rumah subsidi. Ia mengatakan, pemerintah baru akan melanjutkan program Satu Juta Rumah. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat menengah ke bawah.

Pihak Jokowi – Ma’ruf telah menyebutkan, selama masa pemerintahan Jokowi telah berhasil menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan di tahun 2018 sudah mencapai target.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowidodo dan Ma’ruf Amin, Arif Budimanta pun telah menegaskan bahwa jika Jokowi-Ma’ruf terpilih, maka lima tahun ke depan targetnya akan berubah menjadi 5 juta rumah. Dari 5 juta rumah tersebut, Arif mengatakan pihaknya akan fokus memperkuat akses perumahan dan hunian bagi 5 juta MBR. Terutama untuk buruh, aparatur sipil negara, TNI dan Polri.

Arif optimis target 5 juta rumah bisa tercapai lima tahun ke depan. Hal ini berdasarkan pada capaian 1,07 juta rumah pada tahun 2018. Pihaknya pun akan terus mendukung hadirnya Kementrian PUPR.

Meskipun pemerintah baru akan melanjutkan bahkan menambah target program Satu Juta Rumah, Elang tetap menggarisbawahi perihal perizinan yang saat ini dinilai masih sulit. CEO Elang Group ini menuturkan harapan kepada pemerintah terpilih. Harapanya agar nantinya dapat memangkas perizinan yang saat ini belum terlalu dirasakan perbedaannya secara maksimal.

Author: Lita Lia

Penulis lepas yang bisa dihubungi melalui: litaliaku@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *