Istilah Sewa Kantor: Rumit Tapi Penting!

Istilah Sewa Kantor

Dalam setiap tindakan maupun aktivitas pasti memiliki istilahnya masing-masing. Contohnya saja dalam ilmu kesehatan, yang memang mempunyai banyak istilah tersendiri yang khusus, sama halnya pula dalam sewa kantor. Mungkin saja saat Anda akan melakukan perjanjian dalam kegiatan sewa kantor ini, namun ada beberapa istilah yang belum kamu ketahui. Untuk itu penting bagi kamu mempelajari hal tersebut, maka berikut akan ulasan beberapa istilah sewa kantor yang akan kamu jumpai saat mulai bertransaksi.

Daftar Penting Istilah Sewa Kantor

istilah sewa kantor
Image: pexel

Pada Biaya Sewa Kantor

  • Base Rent yang merupakan istilah dari harga sewa kantor. Hal ini biasanya khusus untuk biaya gedung perkantoran, yang dihitung pada setiap meter persegi dalam semigross.
  • Service Charge, ini berarti merupakan biaya yang perlu dibayarkan untuk operasional gedung. Lalu apa sajakah yang termasuk dalam service charge ini? Umumnya yaitu, mulai dari biaya air, listrik, administrasi, keamanan, kebersihan dan lain sebagainya. Sehingga apapun yang nantinya masuk dalam istilah sewa kantor yang satu ini, maka akan ditetapkan pada pihak yang menyewakan.
  • Gross Rent, merupakan total biaya yang perlu dibayarkan penyewa atas gedung yang sudah disewanya. Jadi untuk menghitung biaya ini, bisa menggunakan cara perhitungan dengan menambahkan nominal dari base rent dan service charge.
  • Booking and Security Deposit, yang artinya pemesanan dan deposit jaminan. Hal ini biasanya, supaya dapat memesan ruangan yang disewakan maka diharuskan untuk membayar deposit untuk 3 (tiga) bulan sewa. Lalu bila pihak penyewa tersebut batal untuk menyewa, maka uang depositnya pun dihanguskan dari Pihak Yang Menyewakan. Deposit pemesanan ini akan langsung atau secara otomatis dijadikan jaminan deposit 3 (tiga) bulan jika dilakukan penandatanganan Perjanjian Sewa pada Pihak Penyewa.
  • Overtime Charge yang artinya biaya yang wajib pihak pengguna (penyewa) gedung keluarkan jika memakai gedung diluar dari Building Operation Hours. Maka gedung yang memakai sistem pembayaran listrik meteran terpisah (Separately Metered) ataupun gedung yang bebas dari Overtime Charges ini cocok untuk kamu yang akan sewa kantor bagi bisnis start up.
  • Telephone Deposit, artinya suatu deposit yang wajib dibayar oleh pihak penyewa supaya bisa mendapatkan jaringan telepon.

Jadwal Operasi Ketika akan Sewa Kantor

  • Building Operation Hours, yang diartikan sebagai waktu operasi gedung. Jadi biasanya, waktu operasi gedung perkantoran yang ada di kota Jakarta akan mulai dari hari senin hingga jumat, pukul 08.00 sampai dengan 18.00 WIB. Sedangkan pada hari sabtunya, hanya akan beroperasi sejak pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB saja. Kemudian untuk hari minggu dan tanggal merahnya akan libur.
  • Building Loading Hours, yang artinya waktu loading barang. Bisa pula diartikan sebagai waktu dimana nantinya semua barang sudah bisa untuk dimasukkan dalam kantor. Untuk hal ini biasanya akan beroperasi pada jam sebelum maupun sesudah Building Operation Hours. Jadi biasanya gedung yang terdapat Building Operation Hours-nya yakni gedung yang tak memiliki fasilitas lift servis.
istilah sewa kantor
Image: pexel

Tanggal Penting Saat Ingin Sewa Kantor

  • Fitting Out Period, yang diartikan Jangka Waktu Renovasi. Jadi biasanya untuk pengerjaan renovasi tersebut, dimulai setelah deposit renovasi selesai dibayarkan kepada pemilik gedungnya, serta Perjanjian Renovasi pun harus sudah ditanda tangani pada Pihak Yang Menyewakan maupun Pihak Penyewa. Untuk normalnya sendiri, pada perusahaan yang sewa kantor yaitu kurang dari 200 sampai 300 meter persegi, dengan jangka waktu renovasi yakni 1 (satu) bulan sejak tanggal Handover.
  • Handover Date, yang artinya tanggal serah terima. Pada istilah ini pun biasanya tertuju pada tanggal yang dimana si pihak yang menyewakan akan menyerahkan ruang kantor yang nantinya disewakan kepada pihak penyewa namun belum memasuki tanggal awal sewanya. Sehingga dalam masa handover date ini, biasanya pihak penyewa akan memanfaatkan sebaik mungkin untuk merenovasi kantornya sesuai apa yang diinginkan.
  • Lease Commencement Date, yang diartikan sebagai tanggal awal sewa. Istilah sewa kantor yang ini, yakni merupakan waktu efektif berjalannya masa sewa si penyewa.
  • Lease Expiry Date, artinya yakni tanggal berakhirnya sewa. Untuk menetapkan hal ini pun ternyata terdapat caranya sendiri, yakni bisa dihitung dari Lease Commencement Date yang ditambahkan dengan Lease Term, sehingga bukan dari Handover Date.
  • Lease Term, artinya yakni jangka waktu sewa. Yang biasanya jangka waktu ini dimulai sejak Lease Commencement Date

Baca Juga: 7 Inspirasi Desain Kantor Anti Bosan untuk Suasana Baru

Tipe Cara Menghitung Area Kantor

  • Gross area, dalam hal ini berarti luas lantai total yang telah dibatasi dinding bangunan, atau dapat juga didefinisikan sebagai area yang meliputi tangga darurat, lift, pantry, koridor, toilet dan area penyewa lainnya. Sederhananya, gross area ini adalah area penyewa (net area) yang ditambah pula dengan area umum (common area), hal ini termasuk juga vertical penetration yang seperti ventilasi, lift, tangga darurat, dan sebagainya. Sehingga gross area ini bisa juga diartikan sebagai seluruh atau semua area bangunan.
  • Semi gross area, dengan begitu berarti gross area dikurangi dengan vertical penetration, seperti ventilasi, tangga darurat dan lift. Mudahnya, semi gross area ini adalah area penyewa (net area) yang ditambah dengan area umum (common area), namun tidak termasuk dengan vertical penetration.
  • Net area, yakni area yang memang berada di dalam tempat penyewa. Mudahnya, net area ini merupakan area yang dipakai penyewa, namun tidak termasuk area umum (common area).
  • Common area, artinya area umum, yakni area yang bisa dipakai oleh seluruh penyewa dan client penyewa ataupun tamu yang memang sedang datang ke kantor penyewa. Area ini seperti toilet, koridor, serta dry pantry di lantai tipikal.

Istilah Penting Sewa Kantor Lainnya

  • Documents Required for Handover, artinya yakni dokumen persyaratan yang wajib dipenuhi oleh pihak penyewa sebelum dilakukannya serah terima gedung yang nantinya dilakukan oleh pihak yang menyewakan ke pihak penyewa.
  • Handover Conditions, artinya kondisi serah terima, yakni terjadi dalam kondisi seperti apa pihak yang menyewakan gedung akan menyerahkan gedung kepada pihak si penyewa gedung. Jadi hal ini biasanya telah disebutkan di salah perjanjian sewa menyewa gedung yang bakal diserahkan nanti dalam kondisi seperti apa gedung tersebut.
  • Bare Conditions, artinya yakni ruang kantor yang nantinya akan disewa dalam keadaan kosong ataupun tanpa perabot apapun. Adapun kebalikan dari bare conditions, yaitu fully furnished yang berarti lengkap bersamaan dengan perabot kantor.
  • Legal Fees, artinya biaya pada jasa hukum. Hal ini biasanya diserahkan pada masing-masing pihak.
  • Payment Terms, yakni pembayaran, jadi hal ini merupakan sistem pembayaran yang sudah disepakati antara pihak yang menyewakan dengan pihak penyewa.
  • Reinstatement artinya penyerahan kembali, yang berarti penyerahan kembali area sewa kantor dari pihak penyewa pada pihak yang menyewakan.

Itulah beberapa istilah sewa kantor yang patut kamu ketahui. Setiap jenis properti pasti memiliki regulasi dan perizinan yang berbeda, sama halnya dengan istilah-istilah yang dimiliki tiap jenis properti. Untuk itu ada baiknya kamu ketahui dulu istilah ini agar tidak salah langkah nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *