Syarat dan Ketentuan yang Harus Dipenuhi untuk Kredit Pemilikan Apartemen

Syarat KPA

Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) kini menjadi solusi bagi para pasangan yang baru menikah atau para kawula muda yang ingin memiliki hunian atau sekedar berinvestasi. Mengingat apartemen menjadi pilihan tempat tinggal dan investasi jangka panjang yang menjanjikan, banyak sekali orang yang ingin memiliki hunian yang dibuat secara vertikal ini.

Dengan adanya Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), calon pembeli tidak perlu lagi bingung untuk memiliki apartemen jika mereka masih belum sanggup untuk membayar langsung. Tentunya semua fasilitas kredit dari bank ini, baik dari segi kurun waktu, bunga pinjaman, dan lain-lain akan ditentukan oleh pihak bank dan pengembang. Selain itu fasilitas kredit pemilikan apartemen bisa digunakan untuk membeli apartemen yang sudah ada atau apartemen yang baru akan dibangun. Dan beberapa kredit pemilikan apartemen memberikan biaya untuk asuransi jiwa kredit dan asuransi kebakaran sebagai bentuk proteksi dari apartemen yang dibeli.

Syarat Pengajuan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Untuk mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) ke bank terkait, pastinya ada beberapa syarat yang harus dilengkapi oleh para calon pembeli. Setiap bank memiliki syarat-syarat yang pastinya ada sedikit perbedaan untuk mengajukan fasilitas kredit ini. Namun secara umum syarat-syarat yang diperlukan oleh setiap bank kurang lebih sama.

1. Jika kamu adalah seorang pegawai atau karyawan

  • Fotokopi KTP suami atau istri, Kartu Keluarga dan Surat Nikah (jika kamu telah menikah), dan NPWP,
  • Pas foto kamu, jika telah menikah sertakan juga pas foto suami atau istri ukuran 3 x 4 cm,
  • Fotokopi surat keterangan kerja,
  • Fotokopi buku tabungan atau rekening koran 3 bulan terakhir,
  • Slip gaji asli dengan stempel kantor atau perusahaan,
  • Surat Keterangan Penghasilan (jika diperlukan),
  • Surat keterangan Belum Punya Rumah (untuk ukuran apartemen bersubsidi), surat Keterangan ini dikeluarkan oleh lurah setempat.

2. Jika kamu adalah seorang profesional atau wiraswasta

Meskipun sama dengan syarat yang diajukan oleh pegawai atau karyawan, ada beberapa perbedaan dan tambahan yakni:

  • Surat keterangan kerja diganti dengan fotokopi Izin Praktik atau Akta,
  • Fotokopi SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan),
  • Surat keterangan penghasilan diganti dengan laporan keuangan,
  • Slip gaji asli dengan stempel kantor atau perusahaan untuk profesional.

3. Syarat yang tidak tertulis namun wajib diperhatikan oleh calon kreditur

  • Tidak termasuk dalam daftar hitam (blacklist) Bank Indonesia,
  • Pernah melakukan transaksi kredit di bank terkait dan selalu berhasil menyelesaikannya,
  • Tidak rewel dan kooperatif,
  • Memiliki tabungan atau rekening koran di bank ketika ingin meminjam kredit ke bank tersebut,
  • Selalu menggunakan tabungan tersebut untuk bertransaksi.

Baca Juga: Di Jakarta, Lebih Enak Hidup di Apartemen atau Rumah?

Persiapan Kredit Pemilikan Apartemen (KTA)

Sebelum kamu mengajukan pinjaman kepada bank, ada baiknya kamu harus memperhitungkan segala sesuatunya terlebih dahulu. Pertama, kumpulkan semua penghasilan dan pengeluaran kamu sehingga nantinya bisa membagi penghasilan kamu untuk bayar angsuran pinjaman setiap bulannya. Selain itu setiap bank memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda, jadi kamu bisa memilih mana yang paling cocok untuk mengajukan fasilitas kredit tersebut.

Perhatikan juga suku bunga yang ditentukan oleh bank yang menyediakan fasilitas ini. Besar kecilnya suku bunga dan jenis bunga yang digunakan nantinya akan mempengaruhi kemampuan kamu untuk melunasi tagihan. Terdapat 2 jenis bunga yang ditawarkan oleh bank, yakni bunga tetap (fixed rate) di mana suku bunga yang sudah ditetapkan pada awal kredit tidak akan berubah dan bersifat tetap meskipun kondisi pasar berfluktuasi, dan kedua yakni bunga variabel (floating rate) di mana suku bunga bersifat tidak tetap sehingga akan berubah seiring waktu sesuai dengan kondisi pasar.

Cara menghitung nilai tagihan setiap bulannya pun dibagi menjadi tiga cara. Yang pertama menggunakan Metode Flat di mana perhitungan besar angsuran, bunga, dan cicilan pokok di setiap bulannya sama. Kedua, Metode Efektif di mana perhitungan bunga akan dilakukan pada akhir periode angsuran dengan menyesuaikan dari saldo kredit setiap bulan, sehingga suku bunga akan semakin mengecil mengikuti nilai pinjaman pokoknya yang berkurang setiap bulan. Terakhir ada Metode Anuitas di mana angsuran setiap bulan akan sama namun komposisi bunga dan pokok angsuran berubah setiap periodenya.

Jangan lupa tanyakan setiap bank perihal apa saja yang diperlukan nantinya sehingga kamu tidak perlu bolak-balik untuk melengkapi kekurangan berkas yang diperlukan.

Pengajuan Kredit Pemilikan Apartemen (KTA)

Setelah mempersiapkan semua yang dibutuhkan dan memperhitungkan segala sesuatunya, hal pertama yang harus dilakukan yakni membayar tanda jadi sebagai bukti bahwa kamu mau mengambil apartemen tersebut. Setelah itu kamu bisa langsung mengurus ke bank terkait dengan membawa syarat-syarat yang diperlukan dan membayar sejumlah uang muka kepada bank tersebut. Pembayaran uang muka tersebut bertujuan untuk jaminan pembayaran yang dapat dikembalikan jika proses pengajuan pinjaman ditolak oleh bank atau perusahaan pembiayaan lainnya.

Setelah uang muka sebagai tanda jadi (DP) telah dibayar, saatnya kamu mengunjungi bank atau perusahaan pembiayaan yang menyediakan fasilitas kredit ini dengan membawa kelengkapan dokumen yang telah dijelaskan sebelumnya. Pengajuan fasilitas kredit ini akan memakan waktu kurang lebih satu bulan dan jika tidak ada masalah, pastinya akan diterima oleh pihak bank.

Nantinya kamu bisa langsung pergi ke bank terkait dan kamu akan diminta untuk mengisi formulir pengajuan. Setelah itu kamu akan menunggu proses appraisal yang akan dilakukan oleh pihak bank. Proses appraisal ini bertujuan untuk menilai aset (apartemen) tersebut sebagai jaminan oleh pihak bank. Jika pengajuan disetujui, selanjutnya akan dilakukan akad di hadapan notaris termasuk proses pembayarannya. Biasanya setiap bank memiliki notaris yang mereka percayai dan mereka tunjuk untuk pengesahan. Tetapi kamu bisa mencoba menawarkan jasa notaris langganan kamu jika kamu sebelumnya sudah sering menggunakan notaris untuk pengesahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *